Ads 468x60px

Pages

Friday, October 24, 2014

Jenis Pertanggungan Dalam Jasa Asuransi

JENIS PERTANGGUNGAN (RESIKO KERUGIAN)
Penutupan asuransi akan dirasakan efektif apabila penyebab kerugian-kerugian secara jelas dinyatakan dalam polis asuransi. Beberapa jenis resiko kerugian yang dimaksud dapat digolongkan dalam :
Kerugian akibat peperangan, gangguan-gangguan umum, kekuasaan politik.
General Average Losses
Kerugian umum yang dengan sengaja dilakukan ataupun biaya yang sengaja dikeluarkan dengan tujuan untuk keselamatan semua pihak yang berkepentingan. Semua pihak yang mendapat manfaat dari pengorbanan itu harus memikul kerugian secara berimbang. Sebagai contoh untuk mencegah tenggelamnya kapal akibat gelombang besar di lautan, nahkoda kapal mengambil keputusan untuk membuang sebagian muatan ke laut agar meringankan beban kapal, dan akibatnya kerugian-kerugian akan dfitanggung secara proporsional antara yang bersangkutan.

Particular Average Losses
Kerugian sebahagian dari barang-barang yang hilang atau seluruh barang yang sebahagian rusak karena kecelakaan yang tidak disengaja yang menjadi tanggung jawab langsung pemiliknya dan untuk kerugian ini tidak mendapat penggantian dari pihak lain, misalnya kerusakan barang-barang akibat air masuk ke dalam kapal karena gelomnbang besar sehingga barang-barang menjadi basah dan tidak dapat dipakai.

Actual Total Losses
Jika barang atau kapal hilang atau rusak sama sekali yang tidak karena disengaja juga jika biaya untuk memperbaiki kerusakan lebih besar dari nilai yang dipertanggungkan atau barang-barang yang tidak berfungsi lagi sebagaimana mestinya. Resiko ini juga dapat terjadi apabila kapal atau muatannya itu secara fisik telah lenyap seanteronya, atau sudah sedemikian rusaknya sehingga sudah kehilangan seluruh nilainya.

Constructive Total Losses
Kerugian apabila kapal dan muatan berada pada suatu tempat tertentu (seperti kandas di pulau karang) sehingga kapal dan muatan sudah tidak mungkin lagi dimanfaatkan (sekalipun kapal dan muatan itu sendiri masih utuh atau tidak rusak) sedangkan biayapenyelamatan baik kapal mupun muatan akan lebih besar dari nilai kapal atau muatannya itu sendiri, sehingga akan lebih baik bila kapal dan muatan itu dinyatakan sebagai total loss, dalam arti kata constructive total loss.

Faktor Terpenting Dalam Ekspor dan Impor

FAKTOR-FAKTOR YANG PENTING DIPERHATIKAN OLEH PENJUAL (EKSPORTIR ) DAN PEMBELI (IMPORTIR)

Sebuah L/C atau kredit berdokumen akan memberikan jaminan baik bagi kepentingan importir maupun eksportir., yaitu waktu pembayaran barang-baeang dicocokan dengan waktu penyerahan barang. Dengan demikian sebiah L/C yang irrevocable merupakan suatu alat pembayaran yang baik dan meyakinkan bagi eksportir.

Begitu juga dengan importir, jika dokumen-dokumen yang disyaratkan telah lengkap maka L/C tersebut juga merupakan alat yang efektif untuk menerima penyerahan barang-barang. Oleh karena itu L/C yang merupakan alat pembayaran yang harus tepat dan tidak mengandung kesalahan-kesalahan haruslah ditangani oleh semua pihak yang terlibat di dalamnya dengan teliti dan sempurna. Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan baik oleh eksportir maupun importir, antara lain :

Bagi Importir
  • Instrusksi kepada issuing bank harus jelas dan tepat dan tidak bertele-tele.
  • Syarat-syarat L/C dan dokumen-dokumen yang dimintakan harus sesuai dengan kontrak jual beli (sales contract).
  • Setiap pemeriksaan barang sebelum atau pada waktu pengapalan haruslah dibuktikan dengan sebuah dokumen. Sifat dokumen tersebut dan pihak yang mengeluarkannya harus ditetapkan dalam L/C.
  • L/C tidak boleh mensyaratkan dokumen-dokumen yang tidak mungkin dapat dipenuhi oleh eksportir.
Bagi Eksportir
  • Tidak boleh menunda-nunda penelitian L/C dan permintaan akan perubahan-perubahan yang perlu, walaupun tersedia waktu antara penerimaan L/C dan penggunaannnya.
  • Harus dapat menerima dengan persyaratan dan dokumen yang diminta dan telah sesuai dengan sales contaract.
  • Menyelesaikan dokumen-dokumen yang diminta sesuai dengan waktunya sebagaimana disyaratkan dalam L/C.
  • Menyerahkan dokumen-dokumen kepada bank secepat mungkin atau setidak-tidaknya dalam masa berlakunya L/C, seperti yang ditetapkan dalam L/C.
  • Eksportir harus mengingat bahwa ketidakcocokan L/C dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam L/C atau ketidaksempurnaan mengikuti syarat-syarat tersebut akan berakibat bank akan menolak pembayaran.

Beberapa Tujuan dari Audit Operasional

Beberapa Tujuan dari Audit Operasional - Tunggal, A.W. (2004) menulis, “Beberapa tujuan dari audit operasional adalah:
1. Objek    dari    audit    operasional    adalah    mengungkapkan    kekurangan    dan ketidakberesan dalam setiap unsur yang diuji oleh auditoroperasional dan untuk menunjukan perbaikan apa yang dimungkinkan untuk memperoleh hasil yang terbaik dari operasi yang bersangkutan.

2. Untuk membantu manajemen mencapai administrasi operasi yang paling efisien.
3. Untuk mengusulkan kepadamanajemen cara-cara dan alat-alat untuk mencapai tujuan apabila   manajemen   organisasi   sendiri   kurang   pengetahuan   tentang pengelolaan yang efisien.

4. Audit operasional bertujuan untuk mencapai efesiensi dari pengelolaan.
5. Untuk membantu manajemen, auditor operasional berhubungan dengan setiap fase dari aktifitas usaha yang dapat merupakan dasar pelayanan kepada manajemen.

6. Untuk membantumanajemen pada setiaptingkat dalam pelaksanaan yang efektif dan efisien dari tujuan dan tanggung jawab mereka” (h. 12).

Wednesday, October 22, 2014

Tipe dan Arsitektur Jaringan Komputer

Untuk bisa membangun sebuah jaringan komputer, perlu memahami tipe dan arsitektur jaringan komputer yang sesuai, karena tipe dan arsitektur sebuah jaringan menentukan perangkat apa yang harus disediakan untuk membangun jaringan tersebut.

Penggolongan tipe jaringan komputer yang didasarkan berdasarkan jangkauan area adalah Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN), dan Wide Area Network (WAN). Tipe jaringan berdasarkan fungsinya terbagi atas Peer to peer dan jaringa client server. Kemudian berdasarkan topologinya terbagi atas Topologi Bus, Topologi Star, dan Topologi Ring.

LAN merupakan salah satu arsitektur jaringan yang paling sederhana dan dapat dikembangkan menjadi arsitektur jaringan yang cukup luas cakupannya. Luas cakupan LAN itu sendiri tidak melebihi dari satu area yang terdiri dari beberapa terminal yang saling dihubungkan, sehingga menambahkan fungsi dari terminal itu sendiri. Layanan-layanan yang diberikan LAN adalah penggunaan file sharing ataupun printer sharing. (Wiryana, 2001. hal: 4)

Sunday, October 19, 2014

Punya HP Android? Jadikan HP Anda Menghasilkan $2-$5/hari

Cara Dapat $2-$5/hari dari Handphone Android. Apakah anda seorang peminat HP Android? dan Apakah anda memilikinya? Jika ya... itu sangat bagus. Aplikasi Android yang akan anda gunakan nantinya dapat menghasilakan $2-$5/hari. Anda Mau? Sudah tidak diragukan lagi akan kecanggihan smartphone yang satu ini, apalagi kalau bukan ponsel pintar Android. Smartphone Android selain bisa di gunakan untuk alat komunikasi yang unggul ketimbang smartphone lainya, Kini Android juga bisa kita gunakan sebagai mesin pencari uang loh!!

Whaff dapat menambahkan fitur aplikasi baru di Android dengan imbalan berupa Dollar yang terus-menerus mengalir dari aplikasi yang anda download dari Whaff. Kita tinggal download aplikasi yang di sarankan oleh whaff lalu kita akan dapat imbalan, mudah bukan?

Punya HP Android? Jadikan HP Anda Menghasilkan
Aplikasi Android "WHAFF" Untuk Menghasilkan Dollar

Tentunya hal ini adalah salah satu kesempatan buat anda yang ingin mencari sebuah bisnis sampingan dengan upah yang mengiurkan. Pokoknya aplikasi Whaff untuk android ini sangat cocok untuk anda yang memiliki smartphone android.

Misalkan anda Seorang mahasiswa yang ingin cari uang jajan tambahan, Seorang Ibu rumah tanggga, Belum dapat pekerjaaan, Dengan aplikasi ini anda tentunya bisa mengantongi uang yang banyak dengan cara yang cukup mudah.

Minimal Payout dari aplikasi whaff yaitu $10 via paypal dan bisa anda tarik setiap harinya jika sudah melampaui minimal payout. Untuk mendapatkan $4-5/Hari Dari aplikasi Whaff di Android, semua tergantung anda. Jika anda rutin menggunakan aplikasi ini tentunya untuk $5/day itu sangat mudah sekali.

Bagi anda yang ingin mencoba aplikasi WHAFF ini, silahkan download disini.

Punya HP Android? Jadikan HP Anda Menghasilkan
Punya HP Android? Jadikan HP Anda Menghasilkan Dollar

Tutorial : Setelah anda install aplikasi Whaff di smartphone android, langsung saja sign in dengan akun jejaring sosial anda' bisa menggunakan Facebook, Twitter, dan Google Plus.

Jika anda sudah sign in ke aplikasi Whaff dengan media sosial, nantinya akan muncul tab yang bertuliskan "New Interface" Bla-bla-bla blaa!! Di tab tersebut ada kolom untuk memasukan "Enter Invite Code" Langsung saja masukan kode di bawah ini untuk menambah Bonus saldo anda sebesar $0,30.

Kode Nambah Saldo $0.30 Whaff : AF55331

Setelah anda memasukan kode di atas dan tekan "OK" maka saldo bonus bertambahan $0,30. Dan sekarang anda tinggal download-download dan download aplikasi di sana supaya saldo anda bertambah sampai $10, setelah itu bisa anda tarik melalui paypal.

Aplikasi yang anda download atau terinstall di android dan sudah di bayar oleh Whaff, Silahkan langsung saja uninstall saja' supaya tidak memberatkan kinerja smartphone android atau menjadi sampah.
Selamat Mencoba!!!

Friday, October 17, 2014

Pendapat ahli tentang Pengertian Informasi

Informasi
Informasi berarti data yang telah dibentuk kedalam suatu format yang mempunyai arti dan guna bagi manusia. Sebaliknya, data merupakan sekumpulan baris fakta yang mewakili peristiwa yang terjadi pada organisasi atau pada lingkungan fisik sebelum diolah kedalam suatu format yang dapat dipahami dan digunakan orang. Jadi informasi adalah hasil dari pengolahan data kedalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti yang membutuhkannya. Sebagai gambaran untuk menjelaskan defenisi diatas, ada pendapat ahli tentang pengertian informasi seperti dijelaskan dibawah ini.


Menurut Raymond Mcleod (2001:4) Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer.
Menurut Tata Sutabri (2005:23) Informasi adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterprestasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan”
Sumber informasi adalah data. Data merupakan bentu jamak dan bentuk tunggal atau data data item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) suatu yang terjadi pada saat tertentu.
Kualitas dari informasi tergantung dari tiga hal, yaitu :
1. Akurat, yaitu informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena sumber informasi sampai ke penerima informasi mungkin banyak terjadi gangguan yang merubah atau merusak informasi tersebut.
2. Tepat pada waktunya, yaitu informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak mnpunyai nilai lagi, karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan keputusan.
3. Relevan, yaitu informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya.
Untuk lebih jelasnya informasi merupakan hasil atau output dari proses informasi data.

System Development Life Cycle/ SDLC

System Development Life Cycle (SDLC)
Metodologi pengembangan system informasi berarti suatu metode yang digunakan untuk melakukan pengembangan system informasi berbasis komputer. Metode yang paling umum digunakan adalah SDLC (System Development life Cycle) Metode SDLC menggunakan pendekatan system air terjun ( Water Fall Aproach) yang menggunakan beberapa tahapan dalam mengembangkan sitem.

Tahapan dalam pengembangan system sesuai dengan SDLC meliputi beberapa tahapan sebagai berikut:

1. Perencanaan Sistem (Sistem Planning)
Adalah tahapan awal pengembangan sistem yang mendefinisikan perkiraan kebutuhan-kebutuan sumberdaya seperti perangkat fisik, manusia, metode (Teknik dan operasi) dan anggaran yang sifatnya masih umum.
Langkah- langkahnya:
a. Menyadari adanya masalah
b. Mendefisikan masalah
c. Menentukan tujuan sistem
d. Mengidentifikasi kendala-kendala sistem
e. Membuat studi kelayakan
f. Mempersiapkan usulan penelitian sistem
g. Menyetujui/ menolak penelitian sistem
h. Menetapkan mekanisme pengendalian
2. Tahapan Anlisis Sistem
Adalah tahapan penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru/ diperbaharui.
Kegiatannya:
a. Identifikasi masalah
b. Mengorganisasikan team proyek
c. Mendefenisikan kebutuhan informasi
d. Mendefenisikan kriteria kinerja sistem
e. Membuat laporan analisis sistem
3. Tahap Desain Sistem
Adalah tahapan setelah analisis sistem yang menetapakan proses dari data yang dibutuhkan dan sistem baru.
Langkah-langkah:
a. Menyiapkan rancangan sistem yang rinci
b. Mengidentifikasikan berbagai alternative configurasi system
c. Mengevaluasi berbagai alternative configurasi sistem.
d. Memilih konfigurasi tertbaik.
e. Menyiapakan usulan inflementasi
f. Menyetujui/ menolak penerapan sistem.
4. Tahap Implementasi
Adalah tahapan dimana disain sistem dibentuk menjadi suatu kode (program) yang siap untuk dioperasikan.
Langkah-Langkahnya:
a. Merencanakan implementasi
b. Melakukan kegiatan inplementasi
c. Menyiapkan fasilitas fisik
d. Menyiapkan personel
e. Melakukan simulasi
f. Beralih kesistem baru
5. Tahap Pemeliharaan
Adalah merupakan tahapan yang dilakukan setelah tahapan implementasi
Langkah-Langkahnya:
a. Penggunaan Sistem
b. Audit Sistem
c. Penjaga Sistem
d. Perbaikan Sistem
e. Meningkatkan Sistem

Pengertian Sistem dari Yunani

Sistem merupakan salah satu yang terpenting dalam sebuah perusahaan yang dapat membentuk kegiatan usaha untuk mencapai kemajuan dan target yang dibutuhkan. Defenisi tentang sistem cukup banyak, untuk mengetahui lebih jelasnya tentang defenisi sistem ini diambil beberapa pernyataan dari beberapa ahli berikut ini.

Istilah sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu “Sistema” yang mengandung arti “kesatuan” atau keseluruhan. Berarti sistem adalah sekumpulan objek-objek yang bekerja sama untuk menghasilkan satu kelompok, prosedur, teknik yang digabungkan dan diatur sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang berfungsi untuk mencapai tujuan tertentu.


Menurut Abdul Kadir (2003:54) menyatakan bahwa Sistem adalah sekumpulan elemen-elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu.”
Menurut Tata Sutabri (2005:2 ) Sistem dapat diartikan sebagai suatu ”kumpulan atau himpunan dari unsur komponen, atau variable yang terorganisir, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain, dan terpadu”.
Karakteristik Sistem
Dari pengertian diatas maka istilah sistem mengandung arti satu kesatuan atau sekumpulan yang terdiri dari unsur-unsur atau elemen-elemen yang saling berinteraksi atau terkait satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat- sifat tertentu yaitu
1. Komponen-komponen
Merupakan suatu sistem yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang saling berinteraksi yang artinya saling bekerja sama untuk membentuk suatu kesatuan komponen atau elemen sistem yang dapat berupa satu sub sistem atau bagian dari sistem.
2. Batasan Sistem
Merupakan batasan daerah yang membatasi antara sub sistem yang lain atau dengan lingkaran luarnya.
3. Lingkaran Luar Sistem
Bahwa lingkaran luar (environment) dari suatu sistem adalah hal apapun diluar batasan dari sistem yang mempunyai operasi.
4. Penghubung Sistem
Merupakan suatu media penghubung antara satu sub sistem dengan sub sistem yang lain.Dengan melalui penghubung ini memungkinkan sumber daya mengalir dari sub sistem.
5. Masukan Sistem
Adalah suatu energi yang dibutuhkan kedalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).
6. Keluaran Input
Merupakan suatu hasil yang terdapat dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna.
7. Pengolah Sistem
Suatu sistem yang dapat mempunyai bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi sistem.
8. Sasaran Sistem
Suatu sistem yang mempunyai tujuan dan sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

Siklus Pengolahan Data Komputer

Siklus Pengolahan Data
Pengolahan berasal dari kata olah yang berati serangkaian kegiatan atau aktivitas yang melakukan kegiatan – kegiatan tertentu untuk kegiatan tertentu pula. Berdasarkan pengertian tersebut maka pengolahan data adalah serangkaian kegiatan, pikiran dan bantuan tenaga atau suatu peralatan yang mengikuti serangkaian langkah, perumusan data tersebut, bentuk susunan, sifat atau isinya menjadi lebih berguna. Pengolahan data dapat dilakukan secara sentralisasi dan desentralisasi. Sentaralisasi pengolahan data memungkinkan kearah:

a. Penerapan pembagian kerja dengan akibat pembagian biaya dan pembangunan kwantitatif secara lebih menguntungkan.

b. Pemakaian file yang sama pada banyak proses pengolahan data.
c. Suatu pemamfaatan yang lebih baik dari sasaran teknis administrasi.
d. Penerapan pemisahan fungsi antara operasional dan pengolahan data secara sentral.
Pengolahan data dapat diartikan juga sebagai segala pengolahan untuk membuat data yang berguna sesuai dengan hasil yang diinginkan sehingga dapat segera dipakai. Pengolahan data merupakan suatu proses penerimaan data sebagai masukan (input) kemudian diproses (processing) oleh suatu program tertentu dan mengeluarkan hasil proses data dengan komputer dikenal suatu sistem yang disebut EDP (Electronic Data Processing) yaitu suatu sistem pengolahan data dimana komputer memegang peranan utama.
Dilihat dari sistem pengolahan data, dapat dibagi dalam tiga tahap dasar yaitu:
a. Membaca data atau input data.
b. Mengolah data atau proses
c. Hasil atau output.
Pengolahan data melalui komputer meliputi beberapa bagian antara lain:
  1. Recording (perekaman)
Data yang diolah dan ditulis dalam suatu formulir dasar dari pengolahan data selanjutnya.
  1. Clasifying (Klasifikasi)
Pemberian suatu identifikasi kedalam data yang diolah, klasifikasi yang sering dibuat adalah kode-kode seperti numerik, alphanumerik dan sebagainya.
  1. Sorting (Pengurutan)
Setelah data yang akan diolah diberi identifikasi maka data perlu diataur/ diurut menurut kode klasifikasinya dan biasanya diurut menurut kode numeriknya.
  1. Calculating (penghitungan)
Pelaksanaan penghitungan sangat diperlukan dalam menghitung data yang masuk dan data yang keluar.
  1. Storing ( penyimpanan)
Penyimpan data yang sejenis dalam bentuk referensi yang akan datang perlu dilakukan. Periode penyimpanan setiap data berlainan antar data yang satu dengan yang lain.
  1. Summarizing ( penyusunan)
Untuk memungkinkan dilakukannya analisa terhadap data atau informasi yang dihasilkan, maka perlu dilakukan pembuatan rekapitulasi laporan sesuai dengan keinginan yang membutuhkan informasi.
  1. Retrieving (Pencarian )
Pencarian data ke dalam file distore atau disimpan terdiri dari beberapa cara disesuaikan dengan penyimpanan.
  1. Reproducing (Pembagian)
Data yang dimiliki dapat diperbanyak sesuai dengan keinginan, penggandaan dapat dilakukan dengan foto copy.
  1. Distribute ( Pembagian)
Dalam pengolahan data, informasi yang dihasilkan berasal dari beberapa bagian sehingga diadakan pembagian laporan.

Wednesday, October 15, 2014

Pengertian Pasar Modal dan Manfaat Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal
Pasar modal (capital market)merupakan pasar untuk berbagai instrument keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. Instrument-instrumen keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi convertible dan berbagai produk turunan (derivatif) seperti opsi(put atau call).

Di dalam undang-undang pasar modal No.8 tahun 1995, pengertian pasar modal dijelaskan lebih spesifik sebagai kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran Umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan degan efek yang diterbitkannya, derta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Pasar modal memberikan peran besar bagi perekonomian suatu Negara karena pasar modal memberikan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer).

Dengan adanya pasar modal maka perusahaan publik dapat memperoleh dana segar masyarakat melaui penjualan efek saham melaluui prosedur IPO atau efek utang (obligasi).

Pasar modal dikatakan memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakeristik investasi yang dipilih. Jadi di harapkan dengan adanya pasar modal aktifitas perekonomian menjadi meningkat karena pasar modal merupakan alternative pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan pada akhirnya memberikan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.

Manfaat Pasar Modal
 Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.
 Memberikan wahana investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melakukan diversifikasi. Alternative investasi memberikan potensi keuntungan dengan tingkat resiko yang dapat diperhitungkan.
 Menyediakan leading indicator bagi perkembangan perkonomian bagi suatu Negara.
 Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah.
 Penyebaran kepemilikan keterbukaan dan profesionalisme menciptakan iklim berusaha yang sehat serta mendorong pemanfaatan menejemen professional.