International Product Life Cycle

Teori “International Product Life Cycle” dapat digunakan untuk menjelaskan mengapa investasi langsung (foreign direct investment) terjadi. Jelaskan tahap-tahap IPLC dan karakteristiknya. 
Deskripsikan dimensi-dimensi yang ada dalam kerangka Kuckhohn-Strodback dan Hofstede. Kontraskan dua contoh budaya dengan menggunakan dimensi-dimensi yang terdapat dalam kedua kerangka tersebut. 

Teori Perdagangan Internasional: 
(a) Jelaskan perbedaan antara teori absolute advantage dari Adam Smith dan teori comparative advantage dari David Ricardo. Gunakan contoh-contoh numerikal dalam menerangkan perbedaan kedua teori tersebut. 
(b)Sebutkan beberapa kelemahan teori comparative advantage. Teori apa yang akhirnya menyempurnakan/memperbaiki kelemahan tersebut? 
(c) Menurut Michael Porter dalam era persaingan global saat ini, suatu bangsa atau negara yang memiliki competitive advantage of nation dapat bersaing di pasar internasional bila memiliki beberapa faktor penentu. Sebutkan dan jelaskan beberapa faktor penentu tersebut. 
Gambar menunjukkan berapa karung gandum dan yard pakaian yang dapat dihasilkan dari satu jam kerja di US dan UK. 
(a) Pada setiap kasus di atas, identifikasi komoditi yang mempunyai keunggulan absolut. 
(b) Pada setiap kasus di atas, tunjukkan komoditi yang mempunyai keunggulan komparatif atau ketidak unggulan komparatif pada setiap negara. Pada kasus mana perdagangan tidak dimungkinkan berdasarkan asas keunggulan komparatif? 

Praktek Bisnis: 
Bacalah “cuplikan” artikel yang dimuat di surat kabar Media Indonesia di bawah ini dan jawablah pertanyaan-pertanyaan yang terdapat di bawah artikel ini. 

Arus Modal Asing ke Negara Berkembang Menciut ARUS modal swasta asing yang masuk ke negara-negara sedang berkembang, ternyata makin 'seret'. Nilai modal swasta asing yang masuk melalui investasi langsung maupun investasi portofolio itu tidak sebanding dengan perputaran modal yang terjadi di seluruh dunia. Kondisi ini menyebabkan negara-negara yang sedang berkembang sulit mengejar ketertinggalannya dari negara-negara maju. 

Catatan Bank Dunia (1991-2000) menunjukkan nilai total modal yang berputar di seluruh dunia pada 2000 mencapai US$4,324 triliun. Tetapi, nilai itu baru mencakup modal yang berputar di pasar modal seluruh dunia. Padahal, masih ada arus modal asing yang bergerak melalui investasi langsung dengan nilai US$1,118 triliun. Jadi total nilai modal asing yang berputar di seluruh dunia mencapai US$5,442 triliun. 

Dari total nilai arus modal asing itu, yang masuk ke negara-negara sedang berkembang cuma 7,6% atau US$413,59 miliar. Selebihnya, dinikmati oleh negara-negara industri maju. Padahal, sebagian besar arus modal itu juga berasal dari negara-negara maju. 

Bila melihat lebih detail lagi, ternyata total produk domestik bruto (PDB) seluruh negara-negara sedang berkembang hanya 22,5% dari total PDB semua negara di dunia. Sedangkan nilai perdagangan internasional yang dinikmati oleh seluruh negara sedang berkembang cuma 33,4% dari total nilai perdagangan dunia. Di sisi lain, jumlah penduduk di seluruh negara sedang berkembang ternyata mencapai 85,2% dari total populasi manusia di muka bumi ini. 

Apa makna di balik angka-angka itu? Angka-angka tersebut menunjukkan betapa timpang dan tidak adilnya kondisi perekonomian di dunia ini. Kecilnya arus modal asing global yang mengalir ke negara-negara sedang berkembang, menunjukkan bahwa arus penanaman modal asing justru berdampak negatif pada pembangunan di negara-negara dunia ketiga. 

Hanya 7,6% arus modal asing yang mengalir masuk ke negara-negara sedang berkembang, dan 92,4% lainnya cuma berpindah dari satu negara maju ke negara maju lainnya. Bayangkan, US$413,59 miliar modal asing harus diperebutkan oleh seluruh negara sedang berkembang yang penduduknya mencapai 85,2% dari total populasi manusia. Sedangkan, US$5,028 triliun arus modal asing bisa dinikmati oleh negara-negara maju yang penduduknya hanya 14,8% dari seluruh manusia di dunia. 
(a)Karena kecilnya arus modal asing yang mengalir ke negara-negara berkembang (Less Developed Countries/LDCs), maka tidaklah mengherankan bila LDCs harus mati-matian bersaing memperebutkan arus modal asing itu, baik yang berasal dari FDI maupun dari investasi portofolio. Menurut Anda, mengapa negara-negara tujuan investasi (host countries) melakukan intervensi dalam (Foreign Direct Investment/FDI)? 
(b)Menurut Anda, mengapa pula negara-negara asal investasi (home countries) melakukan intervensi dalam FDI? 
(c)Identifikasikan metode-metode yang digunakan oleh host countries dan home countries untuk memperlancar atau menghambat arus FDI. 
(d)Mengapa nilai arus modal asing yang masuk ke LDCs sangat kecil dibandingkan dengan negara-negara maju (Developed Countries/DCs) ? 

Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kebijaksanaan produk internasional? 
Jelaskan pula faktor-faktor yang mendorong standardisasi produk dan adaptasi 
produk. 
Jawab pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas: 
(a) Bagaimana pandangan kaum merkantilisme tentang perdagangan dan tingkat kesejahteraan suatu negara? 
(b) Bagaimana pandangan Adam Smith tentang perdagangan? 
(c) Mengapa teori keunggulan komparatif David Ricardo lebih unggul dibandingkan teori keunggulan absolut Adam Smith? 
(d) Apakah teori keunggulan komparatif David Ricardo masih dapat diterima pada saat ini? 
(e) Menurut Michael Porter dalam era persaingan global saat ini, suatu bangsa atau negara yang memiliki competitive advantage of nation dapat bersaing di pasar internasional bila memiliki beberapa faktor penentu. Sebutkan dan jelaskan beberapa faktor penentu tersebut. 

Untuk memproduksi 1 ton gandum dan 1 ton kopi di Amerika Serikat (AS) masing- masing dibutuhkan 5 unit sumberdaya (kombinasi tanah, tenagakerja dan modal) dan 10 unit sumberdaya. Di Brazil, untuk memproduksi 1 ton gandum dibutuhkan 7 unit sumberdaya dan untuk memproduksi 1 ton kopi dibutuhkan 8 unit sumberdaya. 
(a) Berdasarkan teori keunggulan absolut, Brazil akan mengekspor kopi ke AS dan mengimpor gandum dari AS. Benarkah pernyataan ini? Jelaskan jawaban Anda. 
(b) Berdasarkan teori keunggulan komparatif, AS akan mengimpor kopi dari Brazil dan mengekspor gandum ke Brazil. Benarkah pernyataan ini? Jelaskan jawaban Anda. 
(c) Sebutkan dan jelaskan beberapa kelemahan teori keunggulan absolut dan komparatif. Teori apa yang akhirnya menyempurnakan atau memperbaiki kelemahan tersebut? 

Teori perdagangan internasional: 
(a) Jelaskan dengan singkat 4 (empat) elemen teori keunggulan kompetitif nasional Porter (yang lebih dikenal sebagai teori berlian Porter). Apakah implikasi kebijaksanaan teori ini bagi Pemerintah? 
(b) Teori Eklektik menurut John Dunning dan FDI: Uraikan kondisi-kondisi yang diperlukan bagi masuknya investasi asing langsung (FDI) ke sebuah negara. 
(c) Berdasarkan pemahaman Anda tentang alasan-alasan mengapa FDI diperlukan, jelaskan mengapa pabrik-pabrik pakan ternak yang dimiliki oleh investor asing dibangun di Indonesia. 
(d) Apa yang dimaksudkan dengan International Product Life Cycle (IPLC) dan keterkaitannya dengan FDI?
thumbnail
Judul: International Product Life Cycle
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Manajemen :

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz